Wednesday, December 17, 2008

Teringat pada arwah bapak. Jika arwah masih hidup, dan rumah renta di kampung masih teguh, tentu senyum tawanya, tegas tingkahnya, membibit buak-buak ceria.
Teringat pada arwah bapak. Waktu membilang saat-saat bahagia. Waima ujananya masih panjang. Ingin aku kongsi rasa bahagia ini. Dengan arwah di dunia seberang sana. Dengan titipan doa. Ikhlas dan kudus.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...