Monday, January 26, 2015
Ku Ingin Terbang
Ku ingin terbang. Waima tanpa sayap. Melewati langit biru nilakandi. Kepul-kepul persis gula kapas. Manisnya ke liang gusi. Apalah lagi yang tinggal pada usia. Jika pandangan ini mulai kabur. Tiada langit biru. Tiada awan kumulus. Yang tinggal hanya masa lalu. Nostalgia. Menjerut urat mareh hingga lupai segala. Noktah
Langit dan awan terbentang luas setiap pepenjuru dunia. Wakalah minda untuk menaakul. Melihat baik atau buruk. Makhluk di bawah ini. Bergeser mengejar habuan; halal dan haram. Memilih sejarah mana yang mahu ditulis. Ya. Sejarah ditulis oleh mereka yang menang; (waima si bangsat yang menang!)Yang kalah menukil sejarah sendiri . Noktah
Sunday, January 11, 2015
PK?
Ya. 5 tahun selepas '3 idiots'. Serasa PK merupakan magnum opus Amir setakat ini. Jika '3 idiots' mengkritik dunia pendidikan yang sempit, PK melangkaui jauh dari itu; ras, kaum, bangsa dan tentu sahaja agama. .
Wednesday, December 10, 2014
Memasuki Disember
Berada di anjung tahun ini. Melihat setiap telatah dan tingkah putri-putri saya ini membesar di depan retina saya. Kadang mengundang tawa, kadang juga datang amarah. Begitulah anak-anak kecil ini. Ragam mereka sukar juga ditelah. Menangis, ketawa, usik-mengusik, berselang-seli, tapi saya yakin mereka masih mahu bersama dan tidak mahu dipisahkan. Namun sebagai manusia, rasa geram juga timbul melihat kerenah mereka. Bila direnung kembali wajah mereka, jiwa ini terasa tenteram dalam hingar. Terasa terisi jiwa yang kosong. Terasa hidup ini perlu terus demi kehidupan mendatang mereka.
Noktah.
Wednesday, November 26, 2014
Sunday, November 23, 2014
MAHA 2014
Ya. Sektor pertanian punya pengaruh besar di malaya ini. Dari sekecil-kecil pekebun hingga sebesar-besar konglomerat. Cerita petani yang rencam kehidupannya. Susah senang menyelongkar apa yang bumi rezkikan. Buat di makan anak beranak. Ia berbaur cerita derita. Macam Jeha dan Lahuma. Jalan yang penuh ranjau sepanjangnya. Jauh di selatan amerika, kapitalis memerah keringat anak watan untuk secangkir espresso di cafe-cafe mewah.
Sunday, November 09, 2014
Selamat hari lahir permata hati kami Nur Alya Insyirah 7/11/09 - 7/11/14
Wahai anakku tercinta.
Tetapkanlah Islam sebagai agamamu.
Tetapkanlah Allah sebagai Tuhanmu, dan tiada yg lain selain Dia.
Tetapkanlah Muhammad sebagai Nabi dan Rasulullah.
Tetapkanlah Al Qur`an sebagai kitab dan penuntunmu.
Tetapkanlah Islam sebagai agamamu.
Tetapkanlah Allah sebagai Tuhanmu, dan tiada yg lain selain Dia.
Tetapkanlah Muhammad sebagai Nabi dan Rasulullah.
Tetapkanlah Al Qur`an sebagai kitab dan penuntunmu.
Wahai penyempurna hidupku.
Ingatlah dan camkanlah beberapa hal Bahwa
Yang singkat itu WAKTU,
Yang dekat itu MATI,
Yang besar itu NAFSU,
Yang berat itu AMANAH,
Yang sulit itu IKHLAS,
Yang mudah itu BERBUAT DOSA
Yang abadi itu AMAL KEBAJIKAN,
Yang akan di investigasi itu AMAL PERBUATAN,
Yang jauh itu MASA LALU.
Persiapkanlah dirimu untuk semua hal itu.
Ingatlah dan camkanlah beberapa hal Bahwa
Yang singkat itu WAKTU,
Yang dekat itu MATI,
Yang besar itu NAFSU,
Yang berat itu AMANAH,
Yang sulit itu IKHLAS,
Yang mudah itu BERBUAT DOSA
Yang abadi itu AMAL KEBAJIKAN,
Yang akan di investigasi itu AMAL PERBUATAN,
Yang jauh itu MASA LALU.
Persiapkanlah dirimu untuk semua hal itu.
Wahai masa depanku.
Hiduplah demi akhiratmu karena itu yang akan abadi kekal selamanya
Janganlah kamu hidup demi duniamu karena itu hanya semu dan bakal termakan waktu
Hiduplah demi akhiratmu karena itu yang akan abadi kekal selamanya
Janganlah kamu hidup demi duniamu karena itu hanya semu dan bakal termakan waktu
Wahai permataku,
Doa orangtuamu selalu menyertaimu.
Semoga Allah selalu membimbingmu.
Semoga Allah selalu meridhoimu.
Semoga Allah selalu mendampingimu.
Dalam setiap langkahmu, doamu dan dalam semua kehidupanmu.
Doa orangtuamu selalu menyertaimu.
Semoga Allah selalu membimbingmu.
Semoga Allah selalu meridhoimu.
Semoga Allah selalu mendampingimu.
Dalam setiap langkahmu, doamu dan dalam semua kehidupanmu.
Sunday, October 26, 2014
Hikayat srikandi cinta - volume 1
Kita ketemu. Di ruang cafe' di jantung kota. Di sebelah toko buku. Rencam manusia. Dan jalanraya masih tetap macet seperti selalu. Aku fahami setiap kali detak jiwa menggelegak sejauh rasa. Engkau masih belum mengerti kala langit hamil menggugurkan hujan. Musim penggal tengkujuh. Dingin menyelimuti tubuh. Tanpa gebar rasa.
Wednesday, October 22, 2014
Amanah
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati (amanah) Allah dan RasulNya, dan (janganlah) kamu mengkhianati amanah-amanah kamu, sedangkan kamu mengetahui. Dan ketahuilah bahawa harta-benda kamu dan anak-anak kamu adalah ujian (bagi kamu), dan sesungguhnya Allah di sisiNya pahala yang besar”. (al-Anfal: 27-28)
Thursday, October 09, 2014
Cinta pertama
Lakukan tugas cinta yang pertama jika anda benar-benar cintakannya
....dengarkanlah, pandanglah matanya, belai tangannya, sapa rasanya dengan rasamu.
Insya-Allah dengan mendengar, kita seolah-olah terus berkata:
"Aku tetap setia, aku tetap cinta!"
....dengarkanlah, pandanglah matanya, belai tangannya, sapa rasanya dengan rasamu.
Insya-Allah dengan mendengar, kita seolah-olah terus berkata:
"Aku tetap setia, aku tetap cinta!"
Friday, September 26, 2014
Srikandi-srikandi Cinta
Hadiah terbaik seorang bapa kepada anak-anaknya adalah dengan mencintai ibu mereka (isteri kita).
Janganlah hendaknya berebut kasih sayang dengan anak-anak.
Ingatlah selalu hukum kasih sayang....
Siapa yang banyak memberi, dia akan lebih banyak menerima.
Thursday, September 25, 2014
DIAM, SENYUM dan DOA
Kadangkala tidak perlu buat apa-apa untuk mendapat pahala.....cuma DIAM.
Kadangkala tidak perlu berbelanja apa-apa untuk mengukuhkan tali persaudaraan.....cuma SENYUM.
Dan kadangkala tidak perlu apa-apa untuk meraih cinta.....cuma DOA.
DIAM, SENYUM dan DOA adalah kerja mudah yang payah, tanpa hati yang ingat ALLAH.
Wednesday, September 24, 2014
Bahagia
Tidak ada kejayaan untuk mereka yang tidak bermula pada hari ini.
Semalam berakhir pada malam semalam.
Orang yang sering diganggu masa silam tidak akan mampu melangkah kehadapan.
Apabila ditanya, "Bilakah kita akan bahagia?"
Jawablah, "Hari ini!"
Saturday, September 13, 2014
Thursday, September 11, 2014
Perempuan lagi?
Memiliki seorang lagi
puteri. Ketiga sebenarnya. 'Perempuan lagi?' getus si penanya. Itu respon yang
selalu saya terima. Saya cuma tersenyum tanpa sebarang jawapan. Ya. saya akui
anak lelaki itu penting buat menyampung nasab. Namun lelaki atau perempuan bagi
saya anak-anak ini masih tetap amanah yang perlu dipikul. Tiada sesal atau
kecewa. Saya yakin dengan ketentuan Ilahi. Siapa kita untuk buat kerja tuhan.
Lalu saya ketemu dengan hadis ini:
Rasulullah
s.a.w pernah bersabda yang bermaksud,
“Sesiapa yang
memiliki tiga anak perempuan,
lalu dia bersabar
dengan kerenah,
kesusahan dan
kesenangan mereka,
nescaya Allah s.w.t
akan memasukkannya ke dalam syurga dengan kelebihan rahmat-NYA untuk mereka.”
Seorang lelaki
bertanya,
“Juga untuk dua anak
perempuan wahai Rasulullah?”
Sabda baginda,
“Juga untuk dua anak
perempuan.”
Seorang lelaki
berkata,
“atau untuk seorang
wahai Rasulullah?”
Rasulullah s.a.w
menjawab,
“Juga untuk seorang.”
(Hadis Riwayat Ahmad
dan Al-Hakim)
Namun, riwayat ini
diperluaskan juga kepada seseorang yang memelihara saudara perempuan.
Sabda Rasulullah
s.a.w yang bermaksud,
“Tidak ada bagi
sesiapa tiga orang anak perempuan ataupun tiga orang saudara perempuan, lalu
dia berbuat baik kepada mereka,
melainkan Allah Taala
akan memasukkan mereka ke syurga.”
(Hadis Riwayat
Al-Bukhari)
Daripada Aisyah r.a.,
dari Rasulullah s.a.w
baginda telah bersabda yang maksudnya, “Sesiapa yang diberati menanggung
sesuatu urusan menjaga dan memelihara anak-anak perempuan, lalu ia menjaga dan
memeliharanya dengan baik,
nescaya mereka
menjadi pelindung baginya daripada api neraka.”
(Hadis Riwayat
Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)
'Perempuan lagi? Ya,
perempuan. Jadi?
Sunday, August 17, 2014
Memilih nota atau apa
Antara nota-nota, formula dan teori.
Antara rancu pelawak-pelawak politik.
Antara sepak mula EPL di kaca tivi
Saya lantas memilih dia.
Tidak begitu ruwet jawapannya
Di usia ini menguliti setiap nota-nota, formula dan teori lantas saya segera bosan.
Helaian-helaian 'slide' kosong di mata.
Lalu saya memilih dia tanpa ragu.
Saturday, August 16, 2014
Tuesday, August 12, 2014
Kita panggil cinta
Tiada berdua yang lebih baik
Untuk kita panggil cinta
Suram lampu neon
Senja merah
Di langit jingga
Euforia
Kita panggil itu cinta
Ya. Tinggal saya dengan si alya. Suri dan anak-anak yang lain masih dikampung. Suri masih belum habis pantang anak ketiga kami. Alya saya bawa bersama meneruskan pembelajarannya di sekolah. Rutin yang sebelum ini dilakukan oleh suri diambil alih oleh saya. Bangun awal sebelum sebelum subuh, kemudian kejutkan alya dan bawanya ke kamar mandi, (dalam keadaan masih lagi mamai dihurung kantuk), bancuhkan untuknya secawan susu, pakaikan baju dan tudung sebaiknya. Saya hantar dia ke sekolah kemudian saya melaju ke kantor yang mengambil masa 40-45 minit Puchong-Shah Alam dengan motosikal modenas kris 110 tahun 2002. Saya merungut? Kadangkala tersisa keletihan. Ya. Tanpa bantuan suri di sisi. Astagfirullah saya detikkan dalam hati. Ini tanggungjawab dan amanah.
Ya. Suri akan habis pantangnya. Kemudian akan mula berkerja seperti biasa. Tugas-tugasnya di kantor juga kadangakala berikan tekanan. (selalu juga saya berikan telinga saya untuk mendengar luahan demi luahan tentang kerjanya seputar di kantor).
Kata orang bila anak sudah masuk tiga ini cabarannya lagi getir. Tambahan lagi bagi ibubapa yang berkerja. Ya. Saya mula merasainya. (Allahu mustad'an). kami sama-sama berkerja. Cari rezeki di ibukota rencamnya lain. Kira-kiranya tidak seperti tinggal di kampung. Ada kos-kos yang perlu dibayar (zahir ataupun tersembunyi). Jadi kedua kami berkerja untuk menampung kos-kos ini. Adakalanya saya terfikir untuk mohon bertukar ke cawangan pejabat yang hampir dengan kampung. Jual saja rumah di sini, dan duit hasil tersebut boleh buat modal untuk beli tanah untuk buat rumah yang sederhana di kampung. Ya. Itu rancangan saja. Sama ada suri setuju atau tidak saya enggak tahu.
Adapun buat masa sekarang kehidupan berjalan seperti biasa. Ke kantor mencari rezeki yang halal. Usai kerja pulang melayan anak-anak pula.
Ya. Kita dambakan hidup yang mudah. Namun hakikatnya tidak begitu. Senyumlah setiap kali. Ikhlaskanlah hati setiap hari.
Friday, August 08, 2014
Tuesday, August 05, 2014
Sunday, July 13, 2014
Salam cinta 10 Ramadhan 1435H / 08 Julai 2014
Lahirmu saat membaranya intifadhah ke3 di bumi Palestina
Sengketa warisan tanpa anjung
10 Ramadhan, dalam cinta dan harapan
Rasailah denyut keperitan mereka.
Insafilah sengsara mereka.
Akuilah kita ini lemah
Yakinlah kita ada Allah Yang Maha Berkuasa.
Salam cinta 10 Ramadhan 1435H / 08 Julai 2014.
-Nur Rania Sofia-
Subscribe to:
Posts (Atom)























